Hati-hati Janji Manis Lembaga Pendidikan
Oleh Nanang Bagus Subekti. Iklan apapun pasti disiapkan untuk menarik simpati dari konsumen. Hal ini termasuk iklan yang disiapkan oleh berbagai lembaga pendidikan baik jenjang sekolah, perguruan tinggi atau lembaga pendidikan non-formal seperti kursus dll. Sebagai mantan mahasiswa, mantan siswa, dan mantan peserta kursus tentu kita memiliki pengalaman tersendiri terhadap semua lembaga pendidikan yang pernah kita tempati. Mari jadikan semua pengalaman pendidikan tersebut sebagai bukti nyata ketika akan memberikan saran atau masukan bagi mereka yang akan melanjutkan studi.
Hampir setiap saat ketika sebuah lembaga pendidikan mencari siswa baru, sudah pasti akan mengeluarkan jurus jitu untuk menarik simpati calon siswa atau mahasiswa. Bahkan tidak sedikit dari lembaga pendidikan justru berperilaku menyimpang dari filosofi pendidikan dengan memanipulasi informasi yang diberikan untuk calon siswa dan mahasiswa. Memang hal ini bisa dipahami, ketatnya persaingan antar lembaga pendidikan, telah menjadikan persaingan untuk mencari mahasiswa menjadi tidak sehat. Iklan bombastis yang belum tentu benar dan nyata terus digulirkan.
Melalui media cetak dan online tidak jarang kita melihat berita mahasiswa atau siswa bahkan guru dan dosennya terlantar. Bentrok antara pengelola kampus dan mahasiswa juga sering terjadi akibat ketikapuasan mahasiswa dengan semua janji-janji manis yang diberikan ketika mereka akan masuk ke kampus tersebut. Semua janji manis yang pernah ditebar, justru akan menjadi bumerang dan bom waktu bagi lembaga pendidikan tersebut.
Seringkali saya berpikir, sebarnya lembaga-lembaga pendidikan tersebut sadar tidak dengan semua janji-janji manis yang pernah dibuatnya? Apapun yang terjadi entah itu sadar ataupun tidak sadar, lembaga pendidikan harus bertanggung jawab dengan segala informasi yang pernah dibuatnya dan siswa atau mahasiswa memiliki hak untuk menuntut apa yang pernah dijanjikan oleh lembaga tempatnya belajar. Hal yang tidak dibenarkan adalah adanya tindakan anarkisme di lembaga pendidikan yang jauh dari aspek akademis.
Dari berbagai diskusi dengan mahasiswa dan calon mahasiswa, ada hak-hal krusial yang perlu dicermati ketika akan memilih sebuah kampus:
- Visi dan misi lembaga pendidikan
- Siapa di balik lembaga pendidikan tersebut (pengelola)
- Data lembaga pendidikan (nama, lokasi, dll) resmi atau tidak.
- Fasilitas belajar
- Lulusan
- Pelayanan
- Reputasi
Hotline Subekti.Com
Untuk informasi pemasangan iklan, perijinan penggunaan artikel, kerjasama, pengiriman artikel, dan pelayanan pelatihan blogging, silakan hubungi kami melalui Telp / SMS di 0838 4098 2002 atau melalui email:grahabelajar@gmail.com
Terima kasih
© 2012, Subekti.Com. All rights reserved.




